Undangan memang harus dihadiri, kecuali ada uzur atau halangan yang memang menempatkan kita tidak bisa untuk mendatanginya. Begitulah selama ini terjadi pada saya, lebih dari puluhan undangan dari Kwartir Cabang Gunungkidul yang tidak bisa saya penuhi.
Alhamdulillah, Kamis, 20 Maret 2025 merupakan sejarah baru, saya bisa menginjakkan kaki perdana dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Kwarcab Gunungkidul.
Ada dua agenda yang digelar oleh Kwarcab Gunungkidul kemarin. Pelantikan Majelis Pembimbing Sako dan Pimpinan Sako SIT tingkat Cabang Gunungkidul serta Pelantikan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin).
Undangan Khusus
Dalam undangan, saya hanya diminta untuk hadir di agenda kedua, mungkin karena secara ketugasan di Kwartir Daerah saya menangani bidang tersebut.
Saya coba berangkat lebih awal untuk melihat kondisi dan situasi, karena memang baru pertama kali ke wilayah ini dengan membawa kendaraan sendiri, itupun lewat jalur yang belum pernah saya lewati sebelumnya.

Perjalanan Teringat SISKA
Dari Solo, saya menuju Klaten, kemudian ke arah Gunungkidul melewati jalur Cawas. Dalam perjalanan, melewati beberapa wilayah yang sudah terbiasa saya baca di sistem pendataan anggota yang dikembangkan oleh Kwarda, seperti Ngawen, Semin, Karangmojo, sebagian Nglipar, dan akhirnya sampai ke Wonosari.
Dalam perjalanan juga membaca arah menuju Ponjong dan Semanu, benar-benar langsung terngiang ke sistem pendataan yang saat itu saya hanya bisa membayangkan, seperti apa sih daerah-daerah itu, bagaimana pangkalan gugusdepannya, anggotanya, dan sebagainya.
Langsung seketika tergambar di kepala tentang jumlah anggota di gugusdepan, golongan, nama pangkalan, dan beberapa hal lainnya. Hal itu jelas karena selama kurang lebih satu bulan penuh berkomunikasi, berkoordinasi, pendataan anggota, dan hasilnya membawa Kwarcab Gunungkidul jadi teraktif dalam proses ini.
Pembekalan menggunakan Zoom, Google Meet, telfon, koordinasi di group WhatsApp, monitoring hampir 24 jam, semua itu terbayar dengan hasil pendataan yang optimal, hingga mencapai 98 %.
Sambutan dan Pembekalan

Sampai pada agenda yang dilaksanakan, ternyata saya diminta untuk menyampaikan sambutan khusus dan pembekalan kepada Mabi dan Pinsako SIT tingkat Cabang Gunungkidul, serta Pusdatin yang baru saja dilantik.
Satu hal utama yang saya pesankan kepada mereka, bahwa kita harus meluruskan niat, ketika sudah berikrar dan berjanji menjadi fungsionaris di Gerakan Pramuka. Saya meyakini, dengan niat yang lurus, kita akan dimudahkan dalam mengelola organisasi ini.
Tanpa niat yang lurus, kita yang diberikan amanah untuk menjalankan tugas dengan kesukarelaan ini tentu akan mudah terjerumus dalam hal-hal yang tidak tepat. Tanpa terus mengingat janji dan ikrar sebelum dilantik, bisa saja kita terbelokkan dengan kepentingan-kepentingan sesaat.
